Berita & Acara

Overseas Campus Immersion 2025 : China

23 Juni 2025

Menjalin kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai universitas luar negeri senantiasa menjadi semangat SMA GPS. Setelah beberapa tahun lalu mendarat di Australia dan Jepang untuk menjalin kerja sama dengan sejumlah universitas di sana, kali ini SMA GPS mendarat di daratan Tiongkok: Beijing dan Tianjin.

Mengapa ke Tiongkok?
Ada banyak alasan mengapa SMA GPS memilih Tiongkok sebagai tujuan. Dari sisi ekonomi, Tiongkok merupakan negara dengan kekuatan ekonomi besar. Negara ini bahkan dikenal sebagai “pabrik dunia” karena hampir segala sesuatu diproduksi dan dapat dengan mudah diperoleh dari sana.

Dari sisi teknologi, Tiongkok telah mencapai kemajuan signifikan dalam industri teknologi tinggi, yang memperkuat posisinya sebagai kekuatan global. Bahkan, negara ini telah berhasil menciptakan matahari buatan.

Dari sisi pendidikan, banyak universitas di Tiongkok yang masuk dalam peringkat 100 besar Asia bahkan dunia, termasuk Beijing Institute of Technology (BIT), salah satu universitas yang menjadi tujuan kerja sama SMA GPS. Dari sisi budaya, Tiongkok memiliki banyak peninggalan sejarah yang mengagumkan sejak ribuan tahun lalu. Misalnya, Great Wall yang menjadi salah satu warisan dunia terbesar. Di balik peninggalan sejarah ini terdapat perpaduan kekuasaan, ekonomi, jiwa kepahlawanan, dan loyalitas luar biasa yang melahirkan karya agung seperti Tembok Raksasa. Begitu juga dengan peninggalan lainnya seperti Summer Palace, Forbidden City, Terracotta Army, dan masih banyak lagi.

Selain alasan-alasan di atas, setiap tahunnya ada siswa SMA GPS yang melanjutkan studi ke Tiongkok. Mengapa tidak? Banyak pilihan jurusan tersedia, baik dalam Bahasa Inggris (English-taught) maupun Bahasa Mandarin (Mandarin-taught), serta peluang beasiswa penuh (100%) yang sangat terbuka. Mau kuliah di Tiongkok dengan beasiswa?

Menjalin Kerja Sama
SMA GPS terus memegang komitmen untuk memfasilitasi peluang studi lanjut bagi para siswa. Setelah menjalin komunikasi cukup lama, pada tanggal 14 Mei SMA GPS akhirnya menandatangani MoU kerja sama studi lanjut dengan BIT. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA GPS Bekasi dan Bandung bersama pihak BIT: Mr. Liu Weiguang dan Ms. Xiaomin Yan, selaku Director of Undergraduate Program.

BIT merupakan salah satu dari 50 universitas terbaik di Asia. BIT memiliki tiga kampus: Zhongguancun Campus yang dikunjungi SMA GPS dan dibangun di atas lahan seluas 116 hektare; Liangxiang Campus di Distrik Fangshan, Beijing; serta Xishan Campus di Jalan Lengquan Timur, Distrik Haidian, Beijing. Saat ini, sudah ada tiga alumni GPS yang menempuh pendidikan di BIT. Jumlah mahasiswa Indonesia di BIT juga cukup banyak, pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 300-an orang.

Hari berikutnya, SMA GPS mengunjungi Beijing Information Science & Technology University (BISTU). Universitas ini memiliki kampus yang sangat besar dan modern, dilengkapi dengan gedung-gedung megah, perpustakaan digital, serta fasilitas olahraga yang lengkap. Seperti BIT, BISTU juga menyediakan asrama bagi mahasiswa internasional maupun lokal.

Universitas berikutnya adalah Tiangong University yang terletak di Tianjin. Universitas ini terkenal dengan fakultas tekstilnya dan memiliki lahan kampus yang sangat luas. Tiangong juga menyediakan asrama khusus serta hotel yang dapat disewa oleh umum atau orang tua mahasiswa yang sedang berkunjung, dengan harga relatif terjangkau.

SMA GPS juga berkesempatan mengunjungi Tianjin Farragut School, sebuah sekolah menengah atas. Selama tiga jam, siswa GPS dan TFS larut dalam kegiatan dinamika kelompok dan dengan antusias saling bertukar akun media sosial. Kegiatan ini menjadi sangat menyenangkan karena mereka bertemu dengan teman sebaya yang memiliki komitmen sama: studi lanjut ke luar negeri.

Melihat Peradaban Kuno Tiongkok
Peradaban Tiongkok yang sangat tua meninggalkan berbagai bangunan bersejarah yang menarik perhatian dunia. Tidak heran jika tempat-tempat tersebut selalu ramai pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Destinasi pertama SMA GPS adalah Forbidden City (Zǐjìn Chéng). Berdiri di atas lahan seluas 180 hektare dengan lebih dari 900 bangunan megah, tempat ini dibangun pada tahun 1400-an oleh Kaisar Yongle dari Dinasti Ming sebagai tempat tinggal bangsawan dan pusat pemerintahan.

Destinasi berikutnya adalah Summer Palace (Yíhéyuán) yang dibangun pada tahun 1750-an di atas lahan seluas 290 hektare, termasuk danaunya. Taman ini digunakan oleh keluarga kerajaan sebagai tempat berlibur saat musim panas, dengan banyak pohon langka berusia ratusan tahun.

Great Wall menjadi ikon dunia berikutnya yang dikunjungi SMA GPS. Tembok ini memiliki panjang total sekitar 21.000 km dan mulai dibangun oleh Kaisar Qin Shi Huang pada abad ke-3 SM, kemudian dilanjutkan oleh beberapa dinasti selama 2.000 tahun. Tujuannya adalah untuk melindungi wilayah dari peperangan. Luar biasa rasanya dapat menyaksikan langsung warisan peradaban sebesar ini.

Melihat Peradaban Modern Tiongkok
Peradaban modern pertama yang dikunjungi adalah Universal Studios Beijing. Taman hiburan ini dibangun pada tahun 2021 di atas lahan sekitar 55 hektare dan menjadi yang terbesar di dunia. Terdapat 37 wahana seru di tujuh zona, seperti The Wizarding World of Harry Potter, Transformers Metrobase, Kung Fu Panda Land of Awesomeness, Hollywood, WaterWorld, Minion Land, dan Jurassic World Isla Nublar. Karena luasnya, siswa GPS tidak dapat mencoba semua wahana yang tersedia.

Selanjutnya, SMA GPS berkesempatan mencicipi kereta cepat di China. Selama ini kita bisa mencicipi kereta cepat Whoosh Jakarta Bandung, buatan China. Kali ini Siswa GPS langsung merasakan di negeri asalnya, Beijing ke Tianjin. Sayangnya, siswa GPS tidak beruntung merasakan yang tipe CR450 yang bisa melaju di kecepatan 450 km per jam. Tapi syukurlah, bisa merasakan lesatan roket darat tipe CR400 yang bisa melaju dengan kecepatan 350 km per jam. 

 

Destinasi modern terakhir adalah kunjungan ke perusahaan drone EFY Intelligent Control Tianjin. Jika pernah menyaksikan atraksi drone spektakuler seperti di Dubai saat malam tahun baru, perusahaan inilah yang memproduksinya. Siswa SMA GPS bahkan berkesempatan mencoba beberapa drone serta menyaksikan atraksi 50-an drone yang membentuk formasi seperti hati, kupu-kupu, dan bunga. Perusahaan ini juga memproduksi drone untuk pertanian dan pengiriman barang. Teknologinya luar biasa, bisa menjadi pilihan tempat studi lanjut di masa depan.

Penulis: Laurent Tresno
Penyunting: Lady Yesisca
Dokumentasi: Tim Guru SMA Global Prestasi School

Berita & Acara Terbaru
Cara Kuliah di Luar Negeri: Panduan Lengkap untuk Siswa Indonesia
04 Mei 2026

Ingin kuliah di luar negeri? Simak syarat, biaya, jalur pendaftaran, IELTS, hingga tips persiapan sejak dini. Panduan lengkap untuk siswa Indonesia. Cek Selengkapnya!

Jenis Pekerjaan Baru di Era Ekonomi Digital dan Peluang Kariernya
04 Mei 2026

Kenali jenis pekerjaan baru di era ekonomi digital seperti data analyst, digital marketing, dan AI specialist. Simak peluang karier dan cara mempersiapkannya sejak sekolah.

Apa Itu Tes TKA? Panduan Lengkap Tes Kemampuan Akademik 2026
04 Mei 2026

Apa itu tes TKA? Pelajari pengertian, tujuan, materi, dan manfaat Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 serta perannya dalam pendidikan di Indonesia.

Please Flip Your Phone To Continue
Tour 360
Tour 360
Enrollment
E-Library