Berita & Acara
img-4

Kecerdasan Kinestetik Anak: Pengertian, Ciri-ciri, dan Cara Mengembangkannya

30 November 2023

Kecerdasan kinestetik adalah salah satu jenis kecerdasan majemuk yang dimiliki oleh anak. Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan anak untuk menggunakan gerak tubuh untuk mengekspresikan ide dan perasaan.

Anak-anak dengan kecerdasan kinestetik memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan gerakan fisik, seperti menari, berolahraga, berakting, dan bermain alat musik. Mereka juga cenderung lebih aktif dan berenergi.

Dalam proses belajar, anak-anak dengan kecerdasan kinestetik lebih mudah memahami materi dengan cara melakukan gerakan. Mereka juga lebih senang belajar dengan cara yang aktif dan menyenangkan.

Dengan memahami kecerdasan kinestetik anak, orang tua dan guru dapat memberikan dukungan yang tepat untuk membantu anak mengembangkan potensinya. Nah, dalam artikel berikut ini kita akan mengulas kecerdasan kinestetik pada anak yang perlu orang tua ketahui.

 

Baca Juga: 4 Tahap Perkembangan Kognitif Anak Berdasarkan Usia (Teori Piaget)

Pengertian Kecerdasan Kinestetik

Kecerdasan kinestetik merupakan salah satu jenis kecerdasan anak atau kemampuan intelektual yang berkaitan dengan gerakan-gerakan tubuh dalam mengekspresikan ide dan perasaan. Individu dengan kecerdasan yang tinggi cenderung memiliki kemampuan sensorik dan motorik yang baik. 

Mereka dapat mengekspresikan diri melalui gerakan tubuh, dan seringkali lebih mudah belajar atau memahami informasi melalui kegiatan fisik dan pengalaman langsung. Olahraga, tarian, seni bela diri, atau kegiatan yang melibatkan gerakan tubuh sering menjadi metode pembelajaran yang efektif bagi anak yang memiliki kecerdasan kinestetik yang dominan. 

Penting untuk dicatat bahwa konsep kecerdasan kinestetik ini berkaitan dengan cara seseorang belajar dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya melalui gerakan tubuh dan indera peraba. 

 

Baca Juga: 5 Contoh Kegiatan Melatih Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun

Ciri-ciri Anak dengan Kecerdasan Kinestetik

Anak dengan kecerdasan kinestetik tinggi (anak kinestetik) biasanya menunjukan ciri-ciri tertentu yang mencerminkan preferensi dan kekuatan mereka dalam belajar dan berinteraksi melalui gerakan tubuh. Dibandingkan kecerdasan lain, kecerdasan ini termasuk salah satu yang paling mudah dikenali. Nah, anak dengan kecerdasan kinestetik memiliki ciri-ciri berikut:

  1. Aktif Bergerak. Anak-anak dengan kecerdasan kinestetik cenderung aktif dan memiliki dorongan untuk bergerak secara terus menerus. Mereka merasa lebih nyaman dan senang jika dapat mengekspresikan diri melalui gerakan tubuh. Dalam konteks pembelajaran, anak dengan kecerdasan ini mungkin lebih sukses jika pembelajaran yang melibatkan aktivitas fisik.
  2. Kemampuan Motorik Kasar yang Baik. Ciri lainnya adalah kemampuan motorik kasar yang baik. Anak-anak dengan kecerdasan kinestetik bisa memiliki keunggulan dalam olahraga atau kegiatan yang membutuhkan koordinasi tubuh yang baik. Mereka cenderung menunjukan keterampilan yang luar biasa dalam melakukan gerakan-gerakan yang membutuhkan kekuatan dan ketangkasan fisik.
  3. Mudah Mengingat Melalui Gerakan. Salah satu ciri yang menonjol adalah kemampuan anak-anak untuk lebih mudah mengingat informasi jika dikaitkan dengan gerakan atau aktivitas fisik tertentu. Dengan menggunakan gerakan tubuh mereka menilai dapat membantu meningkatkan daya ingat dan pemahaman mereka terhadap suatu konsep-konsep tertentu.
  4. Sulit Berkonsentrasi dalam Situasi Statik. Anak-anak dengan kecerdasan kinestetik mungkin merasa sulit untuk berkonsentrasi dalam situasi yang membutuhkan duduk terlalu lama atau berdiam diri tanpa ada aktivitas gerakan. Oleh karena itu, pembelajaran yang melibatkan interaksi atau aktivitas dinamis dapat membantu anak agar tetap fokus.
  5. Suka Berkesperimen. Ciri terakhir adalah kecenderungan untuk suka dalam bereksperimen. Anak-anak ini mungkin senang mencoba hal-hal baru dan belajar melalui pengalaman langsung. Mereka lebih efektif melalui eksperimen langsung dan seringkali menyukai kegiatan yang memungkinkan mereka untuk aktif terlibat dan bereksplorasi

Cara Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik pada Anak

Mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak melibatkan media pembelajaran   yang memfasilitasi pemahaman atau pengalaman melalui gerakan fisik. Anak dengan kecerdasan ini cenderung mengalami kesulitan ketika hanya diam dan mendengarkan pada saat pembelajaran. Untuk itu, ketahui beberapa cara mengembangkan kecerdasan ini pada anak, diantaranya:

  1. Ajak Anak Beraktivitas Diluar Ruangan. Aktivitas di luar ruangan dinilai dapat mengoptimalkan gaya belajar kinestetik pada anak. Ajak mereka untuk bermain di taman, bersepeda, bermain bola, dan melakukan kegiatan luar ruangan lainnya. alam memberikan banyak stimulus sensorik yang dapat membantu memperkaya pengalaman kinestetik anak.
  2. Beri Ruang dan Waktu untuk Bergerak. Sesekali berikan ruang dan waktu bagi anak untuk bergerak. Berikan mereka lingkungan yang aman untuk mengeksplorasi gerakan fisik. Selain itu, pastikan anak memiliki waktu yang cukup untuk berpartisipasi dalam permainan fisik di luar rumah atau dalam ruangan.
  3. Lakukan Kegiatan Kreatif. Stimulasi kreatif dapat membantu mengembangkan kecerdasan kinestetik anak. Ajak mereka untuk terlibat dalam kegiatan kreatif, seperti melukis, membuat patung, atau membuat origami. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kreativitas, tetapi juga melibatkan gerakan tubuh sebagai bagian integral dari ekspresi artistik
  4. Bantu Anak Mengeksplorasi Hobi. Fasilitasi eksplorasi hobi yang melibatkan gerakan fisik. Jika anak menunjukan ketertarikan pada tarian, seni bela diri, atau kegiatan fisik lainnya, maka berikan dukungan dan bimbingan untuk memajukan kemampuan mereka.

Kesimpulan Kecerdasan Kinestetik Anak

Mengakui dan mendukung kecerdasan kinestetik anak merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang sesuai. Oleh karena itu, sebagai orang tua dan pendidik perlu memperhatikan hal-hal tersebut untuk memfasilitasi pengembangan potensi anak dengan lebih baik.

Nah, dengan memberikan pengalaman pembelajaran yang melibatkan gerakan dan aktivitas fisik, kita dapat membantu anak-anak dalam mencapai prestasi maksimal dalam perkembangan dan pendidikan mereka. Semoga membantu!

Berita & Acara Terbaru
img-5
Beasiswa LPDP S1 2025: Syarat, Cara Daftar, dan Jadwal Terbaru
03 March 2025

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan salah satu program beasiswa unggulan yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia untuk mendukung pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik bangsa. 

Pada tahun 2025, LPDP kembali membuka kesempatan bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai Beasiswa LPDP S1 2025, termasuk syarat, cara pendaftaran, dan jadwal terbaru dari kementerian pendidikan untuk para calon penerima beasiswa. Selengkapnya simak berikut ini.

img-6
Tips Belajar UTBK: Strategi Efektif untuk Raih Skor Tinggi!
03 March 2025

Menghadapi UTBK SNBT membutuhkan persiapan yang matang dan strategi belajar yang tepat. UTBK tidak bisa diremehkan hanya dengan pemikiran "yang penting belajar" oleh para siswa. 

Persaingan yang ketat menuntut setiap calon mahasiswa untuk menguasai materi UTBK secara menyeluruh agar bisa lolos UTBK dengan skor yang tinggi.

Oleh karena itu, memahami sistem UTBK, menyusun jadwal belajar yang efektif, dan menerapkan strategi pengerjaan soal yang efisien menjadi kunci utama dalam meraih hasil terbaik. 

Artikel ini akan membahas mengenai tips atau panduan belajar efektif untuk UTBK, materi yang harus dikuasai dalam UTBK, tips mengerjakan soal yang efisien, hingga keuntungan jika Anda lolos dalam UTBK saat dapat meraih nilai yang tinggi. Simak selengkapnya!

img-7
Laporan Study Tour: Contoh, Struktur, dan Panduan Lengkap
03 March 2025

Study tour merupakan salah satu metode pembelajaran yang mengkombinasikan teori dengan pengalaman langsung di lapangan. 

Melalui kegiatan ini, siswa dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai materi yang dipelajari di kelas. 

Agar manfaat study tour dapat terdokumentasi dengan baik, peserta biasanya diwajibkan untuk membuat laporan study tour yang berisi berbagai informasi penting terkait perjalanan tersebut.

 Laporan perjalanan ini sering kali digunakan sebagai referensi dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, Artikel ini akan membahas tentang laporan perjalanan atau study tour yang bisa Anda ikuti. Simak selengkapnya!

img-14
Please Flip Your Phone To Continue
img-15
Tour 360
img-16
Tour 360
img-17
Enrollment
img-18
E-Library